Tangki Penerima Udara mengacu pada peralatan yang khusus digunakan untuk menyimpan gas, dan pada saat yang sama berperan untuk menstabilkan tekanan sistem. Menurut perbedaan tekanan pada tangki penyimpanan gas, tangki dapat dibagi menjadi-tangki penyimpanan gas bertekanan tinggi,-tangki penyimpanan gas bertekanan rendah...
Tangki penerima udara (juga dikenal sebagai tangki penyimpanan udara atau tangki udara bertekanan) adalah bejana bertekanan utama dalam sistem udara bertekanan, terutama digunakan untuk menerima dan menyimpan udara bertekanan yang dikeluarkan dari kompresor udara. Berdasarkan tekanannya, tangki dapat dikategorikan menjadi tangki penerima udara-tekanan tinggi,-tekanan rendah, dan-atmosfir. Tangki penerima udara pada umumnya terdiri dari badan tangki, penutup tangki, flensa, nozel, segel, dan penyangga. Itu juga dilengkapi dengan perangkat keselamatan, perangkat pengukur, dan komponen internal untuk memenuhi fungsi berbagai proses produksi.
Fitur
1. Bahan menebal
Desain material yang menebal, umur lebih panjang.
2. Kuat dan tahan lama
Performa stabil, kuat dan tahan lama, tidak mudah berkarat.
3. Mudah digunakan
Alat pengukur tekanan dapat menampilkan tekanan di dalam tabung secara ringkas dan akurat.
4. Operasi kebisingan rendah
Mudah dipasang dan kebisingan rendah selama pengoperasian.
5. Aplikasi luas
Tangki Penerima Udara digunakan dalam industri kimia, industri elektronik, industri makanan, industri konstruksi, industri metalurgi, industri pemotongan laser, dll.
Prinsip Kerja
Fungsi utama tangki penerima udara adalah untuk menyimpan dan mengatur udara bertekanan. Kompresor memampatkan udara dan memasukkannya ke dalam tangki penerima. Dengan menyimpan kelebihan udara, tangki dapat memberikan aliran udara tambahan selama periode permintaan puncak, sehingga menyeimbangkan beban sistem. Selain itu, tangki penerima membantu mengurangi frekuensi penyalaan kompresor, sehingga memperpanjang masa pakainya.
Area Aplikasi
1. Manufaktur: Menyediakan pasokan udara yang stabil untuk alat pneumatik, robot, dan jalur perakitan.
2. Konstruksi: Menggerakkan pick pneumatik, senjata paku, peralatan sandblasting, dll.
3. Perbaikan Otomotif: Peralatan pneumatik untuk penggantian ban, tempat pengecatan, dll.
4. Pengolahan Air: Mendukung sistem filtrasi dan menyediakan udara bertekanan kering.
5. HVAC: Mengatur tekanan di menara pendingin dan pendingin.
6. Manufaktur Presisi: Memenuhi-persyaratan kemurnian udara yang tinggi di laboratorium, manufaktur elektronik, dll.
Pemeliharaan dan Perawatan Perawatan rutin sangat penting untuk memastikan pengoperasian tangki penerima udara yang aman dan efisien:
1. Inspeksi Reguler: Periksa secara berkala fungsi alat pengukur tekanan, katup pengaman, dan alat pengaman lainnya.
2. Pembersihan dan Perawatan: Hilangkan kelembapan dan kotoran dari bagian dalam tangki penerima secara teratur untuk mencegah korosi yang disebabkan oleh penumpukan air.
3. Pengujian Tekanan: Lakukan pengujian tekanan secara teratur untuk mendeteksi kebocoran atau kerusakan struktural.
4. Pencatatan Pemeliharaan: Menyimpan catatan pemeliharaan yang akurat untuk melacak penggunaan peralatan dan riwayat pemeliharaan.
Rekomendasi Pemasangan, Penggunaan, dan Perawatan:
1. Lokasi Pemasangan: Pasang setelah aftercooler kompresor dan sebelum pengering dan filter untuk efek kondensasi dan buffering yang optimal.
2. Fondasi: Pastikan penempatan stabil; tangki besar memerlukan fondasi beton sebagai penyangga.
3. Sambungan Perpipaan: Saluran masuk di bagian bawah, saluran keluar di bagian atas, untuk memudahkan aliran udara dan pemisahan kondensat.
4. Perawatan Rutin:
Drainase Reguler: Tergantung pada tingkat kelembapan, katup manual harus dikuras setiap hari, dan katup otomatis harus diperiksa fungsinya secara berkala.
Inspeksi Keselamatan: Kalibrasi katup pengaman dan pengukur tekanan secara teratur, dan periksa tangki dari karat atau kerusakan.
Inspeksi Tahunan: Melakukan inspeksi berkala oleh organisasi profesi sesuai dengan peraturan bejana tekan.